Generasi Sahabat Nabi ﷺ, Tabi’in dan Tabiut Tabi’in

Penting untuk dicatat bahwa tanggal yang diberikan di sini hanyalah perkiraan umum. Ketepatan waktu dapat bervariasi di beberapa sumber dan pendapat para sejarawan agama.

Berikut adalah perkiraan rentang waktu untuk setiap masa:

Generasi Sahabat (610 – 632 M)

Masa ini mencakup periode ketika Nabi Muhammad SAW masih hidup dan sahabat-sahabatnya berinteraksi langsung dengannya. Rentang waktu ini umumnya dianggap dari tahun 610 Masehi (tahun permulaan wahyu) hingga tahun 632 Masehi (wafatnya Nabi Muhammad ﷺ). Jadi, masa sahabat Nabi ﷺ dapat dikatakan berkisar antara 610-632 Masehi.

Generasi Tabi’in (632 – 750 M)

Masa Tabi’in dimulai setelah wafatnya Nabi Muhammad ﷺ. Ini adalah generasi kedua umat Islam yang memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan para sahabat Nabi Muhammad ﷺ. Rentang waktu ini diperkirakan antara awal abad ke-7 hingga pertengahan abad ke-8 Masehi (sekitar tahun 632-750 Masehi). Namun, tanggal pasti bergantung pada definisi yang digunakan oleh para sejarawan dan ahli hadis.

Berikut adalah beberapa tokoh ulama terkenal dari masa Tabi’in:

  1. Hasan al-Basri (642-728 M): Ulama terkenal yang dikenal karena pengetahuannya tentang Al-Qur’an dan tafsir.
  2. Abdullah ibn Umar (614-693 M): Anak dari sahabat Nabi Muhammad ﷺ, Umar ibn Khattab, yang merupakan sumber pengetahuan yang signifikan tentang praktik dan ajaran Islam.
  3. Sa’id ibn al-Musayyib (642-713 M): Salah satu tokoh utama dalam bidang tafsir, fiqh, dan hadis.

Generasi Tabiut Tabi’in (750 – 850 M)

Masa Tabiut Tabi’in adalah generasi ketiga umat Islam yang hidup setelah masa Tabi’in. Rentang waktu ini diperkirakan antara pertengahan abad ke-8 hingga pertengahan abad ke-9 Masehi (sekitar tahun 750-850 Masehi). Seperti sebelumnya, tanggal pasti dapat bervariasi tergantung pada definisi yang digunakan.

Berikut adalah beberapa tokoh ulama terkenal dari Masa Tabiut Tabi’in (generasi ketiga umat Islam):

  1. Imam Abu Hanifah (699-767 M): Pendiri salah satu dari empat mazhab dalam fiqh Sunni, Mazhab Hanafi.
  2. Imam Malik ibn Anas (711-795 M): Pendiri Mazhab Maliki dan dikenal karena kitab hadisnya yang terkenal, “Al-Muwatta”.
  3. Imam Shafi’i (767-820 M): Pendiri Mazhab Syafi’i dan juga seorang penyair terkenal.
  4. Imam Ahmad ibn Hanbal (780-855 M): Pendiri Mazhab Hanbali dan dikenal karena ketekunannya dalam menegakkan kebenaran.

Ini hanyalah beberapa contoh dari banyak ulama terkenal pada masa Tabi’in dan Tabiut Tabi’in. Ada banyak lagi tokoh ulama penting yang memberikan kontribusi besar dalam memahami dan mengembangkan agama Islam. Penting untuk mencatat bahwa tanggal yang disebutkan di sini hanya perkiraan dan bisa bervariasi dalam beberapa sumber.

Close